Cara Usaha Jual Beli Sawit

Cara usaha jual beli sawit. Perkebunan kelapa sawit menghasilkan keuntungan yang bisa di bilang tinggi dan relatif tahan terhadap krisis sehingga banyak hutan dan perkebunan tanaman lain dikonversi menjadi perkebunan kelapa sawit. Bukan hanya perusahaan perkebunan besar, banyak petani kecil yang mengusahakan bisnis menjanjikan ini.

Mereka dapat memperoleh keuntungan yang cukup besar dari panen kelapa sawit. Berikut ini 6 cara usaha jual beli sawit.

Cara Usaha Jual Beli Sawit

1. Persiapkan Lahan untuk Menanam

Cara Usaha Jual Beli Sawit

Hal awal yang harus kamu siapkan untuk memulai usaha jual beli sawit adalah mempersiapkan lahannya. Lahan yang dibutuhkan untuk menanam kelapa sawit bisa dikatakan cukup luas karena jika kamu ingin hasilnya terasa nyata penanaman harus massal. Kamu bisa membeli lahan yang letaknya berada di pinggiran atau dekat dengan hutan agar harganya bisa lebih murah.

Akan tetapi, pastikan bahwa lahan tersebut diperoleh secara legal. Jangan lupa juga pertimbangan tentang kemudahan transportasi dari dan menuju area lahan tersebut. Lahan untuk menanam kelapa sawit akan lebih bagus jika berupa tanah yang mengandung banyak mineral jika dibandingkan rawa ataupun gambut. Kamu bisa menanam sekitar 180 hingga 200 pohon kelapa sawit dalam setiap hektar lahan yang kamu miliki.

2. Siapkan Bibit yang Unggul

Cara Usaha Jual Beli Sawit

Sesudah kamu mendapatkan tempat yang tepat untuk dijadikan sebagai lahan penanaman kelapa sawit Kemudian saatnya untuk kamu memilih bibit yang bagus. Panen kelapa sawit akan memuaskan jika kamu memulainya dengan menanam bibit yang memiliki kualitas unggul. Pilihlah bibit kelapa sawit yang memang sudah diketahui bagaimana sifat dan kelebihannya.

3. Rekrut Tenaga Kerja yang Kompeten

Cara Usaha Jual Beli Sawit

Mengelola kebun sawit tidak mungkin bisa kamu lakukan sendirian itu artinya kamu harus membutuhkan orang lain. Kamu harus mencari dan memanfaatkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi untuk menggarap kebun kelapa sawit. Sebelumnya kamu harus memahami terlebih dahulu bahwa dana untuk karyawan ini memang tidak sedikit.

Akan tetapi, bagaimanapun bisnis kamu hanya akan berhasil dengan bantuan orang yang mempunyai kemampuan mengelola dan merawat tanaman kelapa sawit. Dana dan modal untuk membayar karyawan ini nantinya akan kembali kepada kamu dalam bentuk keuntungan yang lebih besar.

 

4. Faktor Lain yang Harus Diperhatikan

Pasti kamu sudah cukup sering mendengar tentang banyaknya pelanggaran hukum yang terjadi akibat pembukaan lahan kelapa sawit. Oleh karena itu kamu juga harus memperhatikan faktor-faktor lainnya yang tidak kalah pentingnya. Agar kamu tidak berurusan dengan hukum nantinya kamu harus membeli lahan sawit yang legal.

5. Jasa Manajemen yang Tepercaya

Di dalam bisnis perkebunan sawit dikenal adanya jasa manajemen yang bertugas untuk mengelola lahan sawit. Jasa manajemen perkebunan sawit biasanya juga memberikan pendidikan tentang pengelolaan lahan dengan cara yang baik. Pilihlah manajemen yang sudah memiliki reputasi baik dan tepercaya jika memang kamu akan menggunakan jasanya.

Biasanya jasa manajemen yang tepercaya selalu mengutamakan survei dalam rangka mempertahankan kelestarian lingkungan sekitarnya.

6. Pastikan Legalitas Lahan Sawit

Jika kamu tidak ingin berurusan dengan hukum nantinya pastikan bahwa kamu memilih lahan perkebunan yang legal. Jangan memilih lahan untuk kelapa sawit pada kawasan hutan lindung. Pemilihan lahan sebaiknya juga mendukung pelestarian alam dan tidak merusak ekosistem di sekitarnya.

Itulah cara usaha jual beli sawit agar sukses dan hasilnya menjanjikan. semestinya lakukan bisnis dengan cara yang benar dan tidak membuka lahan sawit pada area yang berpotensi merusak lingkungan alam. Semoga sukses!