Cara Membuat Cocomesh Dari Sabut Kelapa

Cocomesh atau jaring sabut kelapa adalah bahan jaring sabut kelapa 100% alami. Bahan ini sangat ramah terhadap lingkungan dalam membantu proses reklamasi tambang, pantai ataupun juga hutan.Cara membuat cocomesh juga tidak sulit Cocomesh jaring sabut kelapa bersifat biodegradable dan kuat, membantu memfasilitasi pertumbuhan tanaman baru di ladang cocomesh yang ditempatkan di bekas tambang atau ladang lainnya. Banyak perusahaan konsultan hijau yang mulai beralih ke bahan alami seperti Cocomesh ini. Cocomesh dinilai lebih ramah terhadap lingkungan di karenakan terbuat dari bahan-bahan yang alami dan bisa disebut dengan sistem Go Green dan sudah ada selama kurang lebih 30 tahun. Namu akan tetapi Cocomesh ini tidak bisa dilintasi dengan beban yang berat. Menggunakan bahan sabut kelapa ini sangat cocok untuk medan yang landai atau berbatu, jika dilihat dari elastisitas bahannya. Sifat dari bahan sabut kelapa ini yang terbuat dari sabut kelapa yang mampu menyimpan air dalam kurun waktu yang cukup lama menyebabkan permukaan tanah ditumbuhi bahan ini untuk mempertahankan kelembapannya. Hal ini dapat mempengaruhi struktur pada tanah sehingga dapat dengan mudah ditanami dengan benih yang ditanam. Selain itu, cocomesh sabut kelapa juga dapat digunakan sebagai pengganti media tanah pada saat akan menanam bibit tanaman.

Cara Membuat Cocomesh

cara membuat cocomesh Bahan :
BACA JUGA  Tips Budidaya Cengkeh Bagi Pemula
Peralatan : • Mesin pengurai sabut • Mesin pemintal kelapa Cara membuat Cocomesh:
  1. Siapkan sabut kelapa yang cukup tua. Anda perlu menyiapkan kelapa tua dalam jumlah banyak.
  2. Kemudian sabut kelapa menjadi sabut dengan mesin pemecah sabut. Hal ini dilakukan agar kulit kelapa hancur dari seratnya.
  3. Kemudian, keringkan sabut kelapa yang sudah digiling hingga kering. Proses pengeringan ini harus benar-benar kering agar hasilnya memuaskan juga.
  4. Setelah itu, proses sabut ke dalam tambang dengan mesin pemintalan sabut.
  5. Dan kemudian merajut tali menjadi jaring (cocomesh)
  6. Terakhir, coco/coconut fillet siap digunakan
Tidak hanya untuk membuat sabut , sabut kelapa juga bisa menjadi produk unggulan untuk kerajinan dari sabut sabut yang memiliki nilai jual tinggi. Bahkan dengan inovasi penggunaan sabut, sabut kini telah merambah untuk ekspor. Nilai tambah dari tempurung kelapa adalah bahan cocomesh dapat menyimpan air dalam waktu yang lama, yang memungkinkan permukaan tanah yang tertutup bahan ini dapat mempertahankan kelembabannya. Hal ini dapat mempengaruhi struktur tanah sehingga mudah untuk menanam benih atau benih

Keunggulan Dari Cocomesh

Cocomesh memiliki beberapa keunggulan, diantaranya:
  1. Bahannya adalah serat alami
  2. Bahan ini memiliki serat yang kuat, sehingga dapat bertahan lama akan tetapi dapat terurai secara hayati
  3. Mampu menahan air
  4. Menurut sebuah sumber, cocomesh ini bisa bertahan sekitar 4 tahun atau lebih
  5. Cocomesh juga bisa digunakan sebagai pupuk tanah
  6. Cocomesh ini tidak menyebabkan residu berbahaya
  7. Memperbaiki area tanah yang di mana pada area tanah tersebut kelembaban tanahnya telah hilang karena aktivitas-aktivitas tertentu
  8. Cocomesh sangat cocok untuk daerah atau medan yang landai atau berbatu, karena sifatnya yang elastis
  9. Memiliki ketahanan terhadap jamur
  10. Mudah untuk dibersihkan
BACA JUGA  Besaran Zakat Fitrah yang Harus Dibayarkan dan Doanya

Fungsi Cocomesh Sabut Kelapa

  1. Penghijauan media di lahan bekas tambang
  2. Sangat cocok untuk tambang tua dan reklamasi pantai
  3. Bahan penguat di tebing
  4. Bahan untuk mencegah erosi
  5. Konsolidasi tanah
  6. Bantu perkuat jalur kereta api
  7. Penguatan jalan tebing atau jembatan

Efisiensi Cocomesh

Penggunaan cocomesh terbukti efektif dalam mencegah tanah longsor atau banjir, hal ini telah dibuktikan oleh perusahaan Berau Cool di Kalimantan Timur. Keunggulan lain dari cocomesh adalah ketika ditebar, medianya sangat mudah untuk menggemburkan tanah bekas tambang, sehingga bisa disebut juga sebagai media tanam yang baik.