Cara Mudah Menghitung Return Saham, Pemula Wajib Tahu!

Investasi saham adalah salah satu instrumen keuangan yang banyak diminati oleh masyarakat. Return saham menjadi salah satu faktor penting dalam mengevaluasi kinerja investasi saham. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara menghitung return saham dengan langkah-langkah yang sederhana. Mulai dari pengertian return saham hingga rumus perhitungannya.

 

Mengetahui Apa Itu Return Saham?

Return saham mengacu pada keuntungan atau kerugian yang diperoleh dari investasi saham selama periode tertentu. Return saham sering dihitung dalam bentuk persentase untuk memberikan gambaran yang lebih jelas tentang hasil investasi. Dalam investasi saham, return saham adalah faktor kunci dalam menilai kinerja dan potensi keuntungan suatu investasi.

 

Manfaat Mengetahui Return Saham

Return saham penting karena memberikan informasi yang sangat berharga kepada para investor. Dengan mengetahui return saham, investor dapat mengevaluasi sejauh mana investasi sahamnya berhasil atau tidak. Return saham juga memungkinkan investor membandingkan kinerja berbagai saham atau portofolio investasi. Dengan pemahaman yang baik tentang return saham, investor dapat membuat keputusan investasi yang lebih cerdas dan berpotensi mendapatkan hasil yang lebih baik.

 

Jenis Return Saham

berikut jenis return saham yang perlu kamu ketahui:

 

Return Tahunan

Return tahunan adalah return yang dihitung selama periode satu tahun. Ini adalah metrik umum yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja investasi saham dalam jangka waktu yang lebih panjang.

Langkah-langkah untuk menghitung return saham tahunan adalah sebagai berikut:

  • Tentukan harga beli saham pada awal periode.
  • Tentukan harga jual saham pada akhir periode.
  • Hitung selisih antara harga jual dan harga beli.
  • Bagi selisih tersebut dengan harga beli dan kalikan dengan 100 untuk mendapatkan return dalam bentuk persentase.
BACA JUGA  Bagaimana Mesin Panen Padi Modern Mengurangi Beban Kerja dan Waktu Panen?

 

Return Kuartalan

Return kuartalan mengacu pada return yang dihitung selama periode tiga bulan atau satu kuartal. Metrik ini memberikan gambaran tentang kinerja investasi saham dalam jangka waktu yang lebih pendek.

Langkah-langkah untuk menghitung return saham kuartalan adalah sebagai berikut:

  • Tentukan harga beli saham pada awal periode kuartal.
  • Tentukan harga jual saham pada akhir periode kuartal.
  • Hitung selisih antara harga jual dan harga beli.
  • Bagi selisih tersebut dengan harga beli dan kalikan dengan 100 untuk mendapatkan return dalam bentuk persentase.

 

Return Dividen

Return dividen adalah bagian dari return saham yang diberikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen. Dividen adalah pembagian keuntungan perusahaan kepada pemegang saham sebagai imbalan atas kepemilikan saham mereka.

Langkah-langkah untuk menghitung return dividen adalah sebagai berikut:

  • Tentukan total dividen yang diterima selama periode tertentu.
  • Bagi total dividen tersebut dengan harga beli saham dan kalikan dengan 100 untuk mendapatkan return dividen dalam bentuk persentase.

 

Contoh Perhitungan Return Saham

Misalkan Anda membeli 100 lembar saham XYZ dengan harga beli Rp 1.000 per lembar pada awal tahun. Pada akhir tahun, Anda menjual saham tersebut dengan harga jual Rp 1.500 per lembar. Selain itu, Anda menerima dividen sebesar Rp 100 per lembar saham. Bagaimana menghitung return saham Anda?

BACA JUGA  Menjelajahi Keuntungan Virtual Office bagi Startup dan Freelancer

Langkah 1: Menghitung return tahunan

Harga beli = Rp 1.000 per lembar
Harga jual = Rp 1.500 per lembar
Return tahunan = ((1.500 – 1.000) / 1.000) * 100 = 50%
Langkah 2: Menghitung return kuartalan

Harga beli = Rp 1.000 per lembar
Harga jual = Rp 1.500 per lembar
Return kuartalan = ((1.500 – 1.000) / 1.000) * 100 = 50%
Langkah 3: Menghitung return dividen

Total dividen = Rp 100 per lembar * 100 lembar = Rp 10.000
Return dividen = (10.000 / (100 * 1.000)) * 100 = 10%
Jadi, return saham Anda adalah 50% (return tahunan), 50% (return kuartalan), dan 10% (return dividen).

 

Faktor Mempengaruhi Return Saham

Return saham dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kondisi pasar, kinerja perusahaan, suku bunga, risiko investasi, dan faktor ekonomi lainnya. Perubahan dalam faktor-faktor ini dapat mempengaruhi kenaikan atau penurunan return saham.

 

Kesimpulan

Itulah definisi return saham, manfaat, hingga cara menghitungnya. Semoga bisa bermanfaat untuk pembaca. Selamat berinvestasi.

 

referensi: RivanKurniawan.com