Cara Membuat Keripik Singkong Yang Renyah dan Enak

Cara Membuat Keripik Singkong Yang Renyah dan Enak- Keripik adalah makanan ringan yang terbuat dari umbi-umbian, buah-buahan atau sayur-sayuran yang digoreng, dijemur atau dijemur kemudian diiris tipis-tipis. Untuk menambah rasa asin dan renyah, keripik biasanya dicampur dengan adonan tepung yang dibumbui dengan bumbu tertentu.

Cara Membuat Keripik Yang Renyah

Bahan-bahan untuk membuat keripik singkong :

  • 1 kg singkong segar
  • 1 sendok makan cod putih
  • 250 ml air
  • Bumbu yang enak untuk membuat keripik singkong
  • 3 sendok garam
  • 1 sendok gula
  • 8 bawang merah
  • 4 siung bawang putih
  • minyak secukupnya

Cara Membuat Keripik Singkong :

  1. Singkong segar dikupas dan dicuci sampai benar-benar bersih
  2. Selanjutnya gunakan alat khusus untuk memotong singkong agar ukuran irisannya sama.
  3. Siapkan air lalu masukkan kapur sirih dan singkong yang sudah diiris tipis, rendam kapur sirih di dalam air.
  4. Kemudian masukkan bumbu yang sudah dibersihkan ke dalam rendaman singkong. Biarkan selama 60 menit.
  5. Angkat dan keringkan sebelum dijemur, dan saat dijemur harus benar-benar kering tanpa sinar matahari.
  6. Selanjutnya, aduk singkong dengan api sedang-tinggi. Saat singkong sudah kering, angkat dan tiriskan.
  7. Keringkan dan biarkan dingin, keripik bisa diisi ke dalam gelas dan disajikan.

Manfaat Singkong Bagi Kesehatan

1. Sumber Vitamin B Kompleks

Singkong merupakan sumber vitamin B kompleks dan beberapa vitamin seperti riboflavin, asam folat, tiamin, piridoksin (vitamin B6), dan asam patotik. Riboflavin bermanfaat dalam proses pertumbuhan dan produksi sel darah merah sehingga dapat mencegah anemia.

Singkong juga mengandung vitamin B17, atau amygdalin, yang membantu menghancurkan enzim penyebab kanker. Vitamin B17 bermanfaat sebagai agen pengobatan kanker tanpa kemoterapi.

BACA JUGA  Cara Mudah Bikin Keripik Daun Jeruk di Rumah

2. Sumber Vitamin K

Tubuh membutuhkan vitamin K untuk membangun massa tulang dengan menginduksi aktivitas osteotropik pada tulang. Tulang berperan sebagai organ yang melindungi tubuh dari benturan benda tumpul. Mengkonsumsi singkong dapat membuat tulang Anda kuat.

Vitamin K juga dapat membantu mengurangi kerusakan saraf di otak, sehingga bermanfaat dalam mengobati penderita penyakit Alzheimer. Penyakit Alzheimer ditandai dengan penurunan kemampuan berpikir dan berbicara.

3. Sumber Daya Alam

Singkong juga mengandung beberapa mineral yang penting bagi tubuh. Seperti seng, magnesium, tembaga, besi, mangan dan potasium. Singkong juga cukup tinggi kandungan kaliumnya, yaitu sekitar 271 mg per 100 gram singkong.

Kalium merupakan komponen sel dan cairan tubuh yang sangat penting dan berperan dalam mengatur detak jantung dan tekanan darah. Kekurangan kalium dapat menyebabkan gangguan irama jantung atau biasa disebut aritmia. Selain itu, potasium juga bermanfaat dalam mengatur tekanan darah sehingga mencegah tekanan darah tinggi.

4. Sumber Energi

Singkong merupakan bahan makanan rendah lemak dan rendah kolesterol namun berkalori tinggi, yaitu 160 kalori dalam 100 gram singkong. Dahulu, singkong pernah menjadi makanan pokok sebagian masyarakat Indonesia. Pemerintah sudah menggalakkan gerakan pemanfaatan umbi-umbian, termasuk singkong, sebagai pengganti beras.

Singkong adalah umbi bertepung tropis yang tinggi pati dan memiliki kandungan kalori tertinggi. Itu terutama berasal dari sukrosa, yang membentuk sebagian besar gula dalam umbi-umbian. Kandungan kalorinya dua kali lipat dari kentang. Singkong dapat memenuhi kebutuhan kalori tubuh sebagai sumber energi untuk aktivitas sehari-hari.

5. Sumber Serat

Serat pangan sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh karena memiliki banyak kegunaan, yaitu: Menurunkan tekanan darah sehingga bermanfaat untuk mencegah hipertensi. Menjaga kolesterol darah, yang membantu mencegah penyakit jantung.

BACA JUGA  Iklan Video dengan Visual Menarik

Dahulu penyakit jantung terutama menyerang orang tua, namun saat ini orang muda juga terkena penyakit ini karena gaya hidup, konsumsi makanan berkolesterol tinggi, kurang olahraga dan stres yang tinggi. Membantu mempercepat sistem pencernaan.

Mencegah obesitas karena singkong tinggi serat namun rendah lemak. Mengurangi resiko diabetes karena serat dapat mengatur gula darah agar tetap dalam batas normal. Mencegah kanker usus besar, karena serat makanan yang dikandungnya mendukung kelancaran aliran usus. Mengurangi risiko stroke, yaitu hilangnya fungsi otak secara cepat akibat gangguan aliran darah ke otak.

6. Bebas Gluten

Belakangan ini, diet bebas gluten menjadi tren bagi orang-orang yang menyukai gaya hidup sehat. Kandungan gluten pada makanan dapat menyebabkan penyakit celiac, yaitu respon tubuh terhadap intoleransi gluten. Penyakit celiac ditandai dengan kerusakan pada usus kecil, menyebabkan usus kehilangan kemampuannya untuk mencerna nutrisi tertentu.

Itulah penjelasan tentang cara membuat keripik singkong yang bisa anda buat di rumah. Jangan lupa gunakan mesin keripik singkong berkualitas di pabrik terpercaya. Semoga bermanfaat.