Besaran Zakat Fitrah yang Harus Dibayarkan dan Doanya

Saat umat Muslim melaksanakan puasa terdapat zakat yang wajib mereka bayarkan. Zakat saat puasa tersebut adalah zakat fitrah yang wajib dikeluarkan oleh setiap orang Muslim yang telah menunaikan ibadah puasa Ramadan. Zakat fitrah ini dikeluarkan sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan umat Muslim dalam membantu saudara-saudaranya yang kurang mampu.

Pengertian Zakat Fitrah

Zakat fitrah adalah zakat yang dikeluarkan oleh setiap muslim yang mampu sebagai wujud kepedulian terhadap sesama muslim yang kurang mampu di hari raya Idul Fitri. Zakat fitrah juga disebut sebagai zakat al-fitr atau sadaqah al-fitr. Jumlah zakat fitrah yang harus dikeluarkan adalah sebesar satu sha’ atau sekitar 2,5-3 kg bahan makanan pokok yang lazim dikonsumsi di masyarakat setempat, seperti beras, gandum, jagung, atau kurma. Zakat fitrah harus dikeluarkan sebelum shalat Idul Fitri dilaksanakan dan dapat disalurkan kepada orang-orang yang berhak menerimanya, seperti fakir miskin, janda, anak yatim, atau mustahik lainnya. Zakat fitrah merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim yang mampu.

Hukum Zakat Fitrah

Zakat fitrah merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim yang mampu. Hukum zakat fitrah adalah wajib atau fardhu ‘ain bagi setiap muslim yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu, seperti memiliki harta yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan diri dan keluarga selama setahun penuh, dan berada di tempat yang cukup lama untuk menjalankan shalat Idul Fitri.

Pemberian zakat fitrah di hari raya Idul Fitri memiliki hikmah yang sangat penting, antara lain untuk membersihkan diri dari dosa-dosa yang terjadi selama bulan Ramadan, membantu meringankan beban hidup saudara muslim yang kurang mampu, serta memperkuat tali silaturahmi di antara umat Islam.

Oleh karena itu, sebagai muslim yang bertanggung jawab, kita harus memenuhi kewajiban zakat fitrah dengan sungguh-sungguh dan melaksanakannya dengan cara yang benar sesuai dengan ajaran agama Islam.

BACA JUGA  Tips Sukses Mengelola dan Memilih Desain Kolam Renang Komersial dari Ahli

Besaran Zakat Fitrah

Besaran zakat fitrah yang harus dibayarkan adalah sebesar satu sha’ atau sekitar 2,5-3 kg bahan makanan pokok yang lazim dikonsumsi di masyarakat setempat, seperti beras, gandum, jagung, atau kurma. Jumlah ini setara dengan sekitar 2,5 liter hingga 3 liter bahan makanan.

Besaran zakat fitrah tersebut disesuaikan dengan kondisi masyarakat setempat dan dapat diukur dengan ukuran tertentu yang lazim digunakan di daerah tersebut. Namun, jika seseorang ingin membayar zakat fitrah dengan uang, maka besaran uang yang harus dibayarkan setara dengan harga satu sha’ bahan makanan pokok tersebut.

Pembayaran zakat fitrah harus dilakukan sebelum shalat Idul Fitri dilaksanakan dan disalurkan kepada orang-orang yang berhak menerima, seperti fakir miskin, janda, anak yatim, atau mustahik lainnya.

Syarat Zakat Fitrah

Berikut adalah beberapa syarat zakat fitrah yang harus dipenuhi:

  1. Muslim: Zakat fitrah hanya wajib bagi umat Islam, baik laki-laki maupun perempuan.
  2. Merdeka: Zakat fitrah hanya wajib bagi orang yang merdeka atau tidak berada dalam keadaan tertawan.
  3. Mampu: Orang yang membayar zakat fitrah harus mampu, yaitu memiliki harta yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan diri dan keluarga selama setahun penuh.
  4. Pemilik harta: Zakat fitrah harus dikeluarkan oleh pemilik harta itu sendiri, dan tidak boleh dikeluarkan oleh orang lain atas nama pemilik harta tersebut.
  5. Saat: Zakat fitrah harus dikeluarkan sebelum shalat Idul Fitri dilaksanakan.
  6. Jenis zakat: Zakat fitrah harus dikeluarkan dalam bentuk bahan makanan pokok yang lazim dikonsumsi di masyarakat setempat, seperti beras, gandum, jagung, atau kurma. Namun, jika sulit untuk mendapatkan bahan makanan tersebut, maka dapat dikeluarkan dalam bentuk uang dengan nilai yang setara.
  7. Mustahik: Zakat fitrah harus disalurkan kepada orang-orang yang berhak menerima, seperti fakir miskin, janda, anak yatim, atau mustahik lainnya.
BACA JUGA  Apa Saja Yang Menjadi Perbedaan SEO On Page Dan Off Page?

Dengan memenuhi syarat-syarat tersebut, seseorang dapat memenuhi kewajiban zakat fitrah sebagai rukun Islam yang wajib dilaksanakan.

Waktu Pelaksanaan Zakat Fitrah

Pelaksanaan zakat fitrah dilakukan pada saat hari raya Idul Fitri, yaitu setelah selesai melaksanakan ibadah puasa Ramadan. Zakat fitrah harus dikeluarkan sebelum shalat Idul Fitri dilaksanakan, baik secara berjamaah maupun secara individu. Hal ini mengindikasikan bahwa zakat fitrah menjadi salah satu amalan yang memeriahkan hari raya Idul Fitri, sekaligus sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan umat Islam dalam membantu saudara-saudaranya yang kurang mampu. Dengan demikian, pelaksanaan zakat fitrah juga dapat memperkuat tali silaturahmi diantara umat Islam.

Doa Niat Zakat Fitrah

Berikut ini adalah contoh doa niat zakat fitrah dalam bahasa Arab dan artinya:

نَوَيْتُ أَدَاءَ زَكَاةِ الْفِطْرِ لِلهِ تَعَالَى

“Nawaitu ada-a zakatil fitri lillahi ta’ala”

Artinya: “Aku berniat mengeluarkan zakat fitrah karena Allah Ta’ala.”

Doa niat zakat fitrah ini bisa diucapkan sebelum menunaikan zakat fitrah pada hari raya Idul Fitri. Namun, jika seseorang lupa atau tidak mengucapkan niat secara verbal, maka niat yang tertanam dalam hati dan kesadaran seseorang untuk mengeluarkan zakat fitrah juga tetap sah dan diterima oleh Allah SWT.