Menyimpan Santan Untuk Waktu Lama dan Digunakan Kembali
Santan merupakan bahan masakan yang umum digunakan untuk masyarakat nusantara. Namun, santan memiliki masalah tersendiri. Jika tidak langsung digunakan, santan akan membusuk seketika. Sebenarnya hal tersebut bisa kita siasati dengan cara menyimpannya dengan benar. Maka dari itu, kali ini kita akan membahas menyimpan santan untuk waktu lama.
Santan Dan Masa Santan Untuk Waktu Lama

Seperti yang kita ketahui, santan merupakan bahan masakan yang terbuat dari perasan kelapa parut. Santan memiliki rasa yang khas, yaitu memberikan rasa gurih pada masakan yang dibuat. Kebanyakan orang memilih santan segar untuk membuat masakannya, namun terdapat beberapa masalah jika menggunakan santan segar.
Kekurangan yang terdapat pada santan segar yaitu mudah basi. Jika tidak kita simpan dengan tepat, santan hanya bisa bertahan selama 1 hingga 2 jam saja selanjutnya santan sudah tidak bisa digunakan kembali. Sebenarnya bisa saja kita simpan dalam kulkas, namun cara itu hanya akan membuat santan bertahan selama sehari saja.
Selain itu, untuk mendapatkan santan segar kita harus memarut dan memeras terlebih dahulu. Untuk orang yang hanya memiliki sedikit waktu untuk memasak, mungkin memang kurang efisien. Namun, santan segar memiliki rasa yang lebih nikmat daripada santan instan.
Untuk mendapatkan santan dengan cara yang lebih mudah, kita sebenarnya bisa menggunakan alat untuk membantu kita. Alat pemeras santan ini nantinya akan membantu kita dalam memeras santan dengan waktu yang lebih cepat.
Cara Menyimpan Santan Untuk Waktu Lama
Sebelum ketahap penyimpanan, kita bisa memilih santan yang berkualitas terlebih dahulu. Santan yang memiliki kualitas yang baik tentunya akan memiliki masa simpan yang lebih lama. Nahh, di bawah ini merupakan beberapa cara atau langkah menyimpan santan untuk waktu lama.
Pisahkan Jenis Santan
Ada dua jenis yang terdapat pada santan segar, yaitu santan kental dengan santan yang encer atau sedang. Sebelum menyimpannya kamu bisa memisahkan kedua santan tersebut jika memilikinya. Memisahkan santan berguna untuk memudahkan kita saat akan menggunakan santan setelah kita simpan.
Rebus Santan Terlebih Dahulu
Sebelum menyimpannya, rebus santan terlebih dahulu dengan suhu 63 derajat selama 15 menit. Baru kemudian dinginkan santan hingga mencapai suhu normal atau suhu ruang.
Dinginkan Santan
Biarkan santan dingin pada suhu ruangan setelah kamu pakai, ini berguna untuk mengurangi terjadinya pertumbuhan bakteri pada santan yang akan menyebabkan santan mudah basi.
Letakkan Santan Dalam Wadah Kedap Udara
Gunakan wadah yang kedap udara seperti alumunium atau juga plastik yang tebal, jangan biarkan santan terkontaminasi dengan udara. Jangan lupa selalu gunakan wadah yang kering dan higienis untuk meletakkan santan.
Menyimpan Santan Pada Kulkas atau Freezer
Simpan wadah kedap udara yang sudah diisi dengan santan tadi ke dalam freezer. Dengan membekukan santan, kita bisa mengawetkannya dengan waktu yang lama. Untuk menggunakannya kembali, kita hanya perlu mencairkan kembali santan yang sudah beku.
Keringkan Santan Untuk Waktu Lama
Selain membekukan santan, kita juga bisa menyimpan dengan cara mengeringkannya. Untuk caranya, rebus santan hingga santan mengental. Setelah itu, kamu bisa menuangkannya dalam loyang atau wadah yang datar. Tunggu santan dalam wadah tersebut mengering, jika ingin lebih cepat kamu bisa memanaskannya dengan oven. Ketika sudah mengering, potong santan menjadi lembaran – lembaran kecil.
Santan yang sudah kita keringkan dan sudah kita potong – potong menjadi lembaran ini bisa kita letakkan dalam wadah yang kedap udara. Keringan santan ini bisa kita simpan hingga berbulan – bulan lamanya.
Perlu perhatian khusus memang untuk menyimpan santan untuk waktu lama. Dengan langkah – langkah yang kita berikan tadi, kamu bisa menyimpan santan dengan waktu yang lebih lama.
Untuk mengetahui lebih banyak cara menyimpan santan, kamu bisa mengunjungi Cara Menyimpan Santan Untuk Mpasi Dijamin Awet!