Mengenal Apa Itu Kapal Tongkang

Tongkang adalah perahu beralas datar yang digunakan untuk transportasi barang curah. Secara historis, tongkang ditarik oleh kapal penarik di jalur penarik yang berdekatan. Namun, seiring perkembangan zaman, tongkang telah mengambil berbagai bentuk dan ukuran. Dari tahun 1967 hingga 1983, tongkang pada dasarnya adalah kapal datar setinggi 19 kaki. Saat ini, istilah “tongkang” berarti perahu datar yang lebar yang telah dimodifikasi untuk mengakomodasi berbagai kegunaan.

Tongkang memiliki banyak kegunaan. Mereka digunakan untuk transportasi barang-barang besar, seperti kayu, batu bara, dan mineral lainnya. Mereka juga membantu memindahkan sampah dan bahan daur ulang. Sementara banyak orang mungkin menganggap tongkang sebagai perahu rekreasi, tongkang juga dapat digunakan untuk bisnis. Tongkang dapat ditarik oleh kapal tunda untuk mengangkut material secara aman dan ekonomis. Dan sementara semua tongkang adalah perahu, tidak semua kapal adalah tongkang. Berikut adalah beberapa jenis tongkang yang umum.

kapal tongkang

Tongkang memiliki dasar datar yang membantu meningkatkan jumlah kargo yang dapat dibawanya. Sebelum revolusi industri, tongkang merupakan moda transportasi utama barang, termasuk barang. Tongkang tipikal memiliki panjang 195 kaki dan lebar 35 kaki. Ini dapat membawa hingga 1.500 ton barang. Di dunia sekarang ini, tongkang masih merupakan cara terbaik untuk memindahkan kargo ke daratan. Fleksibilitas tongkang membuatnya ideal untuk berbagai tujuan.

BACA JUGA  5 Startup Indonesia Yang Bergelar Unicorn

 

Tongkang adalah perahu beralas datar yang sering digunakan untuk transportasi perairan pedalaman. Meskipun tongkang terkadang dapat digerakkan sendiri, tongkang hampir selalu ditarik oleh kapal penarik. Selama awal revolusi industri, hewan penarik digunakan untuk menarik tongkang. Kapal-kapal ini masih penting, dan dapat membuat perbedaan besar bagi perairan pedalaman kita. Untuk informasi lebih lanjut tentang tongkang, kunjungi situs web tongkang.

Mampu atau tidaknya sebuah tongkang untuk berlajar merupakan pertimbangan penting untuk menentukan kekuatan lambungnya. Gulungan alami tongkang adalah sekitar lima detik, dan periode gulungannya sekitar sepertiga siklus gelombang. Periode gulungan alami, atau CoG, kapal kira-kira sama dengan ketinggian metasentriknya. Kekakuan lambung, atau tinggi metacenter, merupakan faktor dalam menilai kekuatan tongkang.

 

Jika tongkang tidak memiliki spud, tongkang dapat ditarik dengan tagboat. Selama operasi pemboran darat, tongkang pemboran digunakan di perairan dangkal. Ini biasanya sungai, danau, dan rawa. Tidak seperti situasi perairan terbuka yang lebih besar, tongkang pengeboran dirancang untuk perairan yang relatif tenang dan tidak dapat menangani kondisi yang kasar. Tetapi jika Anda harus bekerja di perairan yang sulit, itu mungkin bukan ide terbaik.

BACA JUGA  Peluang Usaha Komputer di Masa Digital

Tongkang dapat dibagi menjadi beberapa kategori berbeda, berdasarkan tujuannya. dan kini banyak perusahaan yang menyediakan sewa tongkang dengan berbagai ukuran. Tongkang terbesar memiliki panjang 200 kaki dan dapat menampung 3.000 ton kargo. Selain itu, tongkang bervariasi dalam ukuran dan bentuknya, tergantung pada badan air yang paling sering mereka lalui. Misalnya, tongkang yang digunakan di pelabuhan mungkin jauh lebih besar daripada yang digunakan di sungai pedalaman yang sempit. Yang terakhir mungkin memerlukan ruang dok yang lebih sempit.