Cara Memulai Bisnis Daging Beku Untuk Para Pemula!

Memulai Bisnis Daging Beku

Apakah kalian ingin memulai bisnis daging beku? Berarti kalian pada artikel yang tepat, berikut ini ulasan tentang cara selengkapnya!

Pengertian

Daging merupakan bagian lunak yang terdapat pada hewan serta terbungkus oleh kulit dan juga melekat pada tulang dan biasanya dijadikan sebagai bahan makanan. Daging terbentuk atas susunan dari sebagian besar jaringan yang terdapat dalam otot, ditambah dengan lemak yang melekat terhadapnya, urat, dan juga tulang rawan.

Karena menjadi komoditas dagang, daging umumnya disematkan untuk yang dihasilkan hanya dari hewan besar (mamalia dan reptil) saja. Daging semacam ini biasa juga disebut dengan “daging merah”, kemudian diperdagangkan dengan memiliki bentuk berupa potongan-potongan, lain daripada hal tersebut ikan, amfibi, hewan laut serta unggas tidak tergolong ke dalam komoditas daging, hal ini disebabkan karena dapat untuk diperdagangkan secara utuh. Daging non-komoditas dapat disebut juga dengan “daging putih”.

Cara Memulai Bisnis Daging Beku

1. Tentukan Jenis Produk

Melakukan penentuan terhadap jenis produk serta konsep bisnis yang akan dijalankan adalah hal paling utama yang wajib untuk kalian lakukan, sebelum dimulainya bisnis daging beku. Melakukan pemilihan terhadap produk yang tepat dan juga yang sesuai dengan kemampuan bisnis kalian akan menjadikan bisnis tersebut bisa berjalan dengan lancar, serta cepat untuk berkembang.

Pada tahap awal, kalian dapat melakukan penentuan jenis daging yang akan kalian jual. Apakah daging ayam, daging sapi, daging ikan, maupun dari jenis daging yang lainnya. Sebaiknya, kalian fokus terhadap satu jenis produk yang berada di awal. Hal ini akan membantumu dapat menjadi fokus dalam melakukan penghitungan modal awal dan kemudian mengelolanya.

Akan menjadi lebih baik apabila pilihan tersebut didasarkan pada produk yang paling sering menjadi konsumsi kalian sehari hari, sehingga kalian menjadi mudah untuk lebih memahami cara dalam melakukan penyimpanan dan kemudian dapat mengolahnya. Beberapa restoran sejak pandemi juga sudah melakukan penjualan terhadap produk daging beku yang sebelumnya sudah diberi dengan bumbu khas.

Konsumen hanya perlu untuk melakukan pemanasan dengan cara yang lebih mudah. Sehingga memiliki rasa yang juga tak akan jauh memiliki perbedaan dengan masakan yang terdapat pada menu yang disediakan oleh restoran. Produk daging beku yang siap untuk disajikan tersebut dapat dijadikan sebagai pilihan yang menarik, apabila para konsumen mempunyai pilihan resep mereka sendiri.

2. Menghitung Modal Awal

Setelah melakukan penentuan terhadap produk, kalian dapat mengawali untuk melakukan penghitungan terhadap perkiraan modal awal yang akan kalian butuhkan. Besarnya modal yang akan dibutuhkan tergantung terhadap konsep bisnis yang akan kalian mulai; apakah kalian akan mengambil peran sebagai produsen, reseller, maupun dropshipper. Modal awal yang ada di sini bukan hanya jumlah modal untuk melakukan produksi terhadap produk kalian.

BACA JUGA  Modal Usaha Es Jeruk Peras: Kunci Menuju Bisnis Segar yang Sukses

Kalian juga perlu untuk melakukan perhitungan jumlah modal yang akan kalian perlukan untuk kebutuhan promosi serta pemasaran, dan juga biaya operasional. Hitunglah keseluruhan biaya secara terperinci mungkin supaya tidak terjadi kekurangan modal yang nantinya beresiko untuk menjadikan kalian berhenti di tengah jalan.

3. Menyiapkan Peralatan

Pada saat kalian melakukan penghitungan terhadap modal awal, fokuslah untuk melakukan persiapan terhadap peralatan utama terlebih dahulu. Contohnya, seperti mesin untuk mendinginkan makanan supaya dapat melakukan penyimpanan terhadap stok daging beku. Kenapa? Hal ini karena merupakan peralatan yang krusial pada sebuah bisnis daging beku. Kalian dapat melakukan investasi lebih terhadap mesin pendingin makanan supaya dapat menghindari hal-hal yang tidak kalian inginkan ke depannya.

Misalnya saja pada saat kalian membuat keputusan untuk membeli mesin pendingin dengan memiliki harga yang murah, mungkin mesin tersebut tidak dapat menjadi tahan lebih lama dan terdapat kemungkinan rusak sebelum kalian dapat balik modal. Selain membuat rugi bisnis kalian, hal ini juga dapat mengakibatkan kegiatan operasional menjadi lebih terhambat. Peralatan lain yang dapat untuk kalian persiapkan antara lain adalah alat vakum, alat press, penggiling daging, dan lain lain.

4. Masuk Pasar Online

Mengingat banyak orang telah terbiasa melakukan perbelanjaan secara online sejak pandemi, kalian juga dapat melakukan pemasaran terhadap produk kalian di marketplace (misalnya saja di Tokopedia maupun Shopee) atau dapat juga di media sosial; misalnya saja Instagram, TikTok, Twitter, dan Facebook. Media sosial dapat membantu bisnis kalian untuk menjadi lebih dikenal oleh banyak orang.

Tidak hanya dijadikan sebagai tempat berjualan, pakailah media sosial untuk menjadi sarana dalam memperkenalkan produk kalian dengan cara memberikan informasi mengenai kualitas yang terdapat dalam daging yang kalian tawarkan, promosi mengenai potongan harga, sampai ke informasi tentang kebersihan pengemasan.

Hal ini lumayan penting untuk dilakukan supaya kalian dapat melakukan interaksi serta membangun hubungan yang lebih intens dengan semua konsumen yang akan membeli produk kalian. Semakin baik hubungan yang kalian jalin, maka akan menjadi semakin loyal juga para konsumen tersebut terhadap bisnis daging beku yang sedang kalian jalankan.

BACA JUGA  Tips Sukses Menulis Artikel yang SEO Optimal untuk Visibilitas

5. Dapat Izin Edar Dan Sertifikat Halal

Izin edar adalah salah satu hal yang tidak boleh untuk klian lewatkan dalam bisnis kuliner. Apabila bisnis yang kalian jalankan sudah mempunyai izin edar, konsumen dapat menjadi merasa nyaman karena sudah tau produk yang kalian jual telah teruji aman dan juga layak untuk dikonsumsi.

Selain izin edar berbentuk nomor registrasi yang diberikan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), apabila daging beku yang kalian jual adalah makanan halal, maka sebaiknya kalian juga memberikan penyertaan  sertifikat halal yang berasal dari Kementerian Agama RI. Terdapatnya izin edar serta sertifikat yang mendukung merupakan wajib hukumnya, dan juga bisa menjadikan bisnis yang kalian jalani mempunyai image yang baik dan juga profesional.

6. Distributor Dan Reseller

Sebagai produsen, selain melakukan penjualan ke media sosial, terdapat beraneka macam cara dalam melakukan perluasan terhadap jangakauan produk bisnis daging beku milik kalian. Memberikan penawaran terhadap produk kalian pada pasar swalayan adalah salah satu ide yang bisa dibilang cukup baik, hal ini disebabkan karena akan lebih mempermudah konsumen dalam membelinya.

Mengingat pasar swalayan mempunyai kepercayaan yang sangat besar dalam pandangan konsumen. Beberapa orang bahkan selalu melakukan kunjungan terhadap pasar swalayan yang sama hal ini disebabkan karena telah percaya dan juga nyaman. Selain itu, kalian juga dapat untuk menjalin kerja sama dengan bisnis katering yang mempunyai konsumen tetap. Dalam melakukan kerja sama ini kalian bisa untuk menyesuaikan produk kalian dengan keperluan mereka.

Setelah bisnis yang kalian jalankan mulai berjalan serta memperoleh hasil, kalian dapat melakukan ekspansi dengan cara memberikan penawaran kerja sama untuk dijadikan sebagai distributor serta reseller. Peluang yang satu ini akan menjadikan produk yang kalian jual menjadi lebih banyak dikenal oleh khalayak luas yang berada di luaran sana.

Itulah mengenai bagaimana cara memulai bisnis daging beku yang mungkin belum kalian ketahui