Tata Cara Menguburkan Jenazah

Pada tiap-tiap kehidupan tentu ada kematian. Satu hal ini tentu dapat dialami semua manusia. Manusia mengalami roda kehidupan lahir, tua dan meninggal dunia. Kematian seseorang merupakan rahasia Illahi dan disaat waktu itu tiba tidak ada satu manusia pun yang mampu menolaknya.

Kelahiran manusia dapat membawa sukacita, sedangkan kematian dapat membawa kesedihan. Meskipun roda kehidupan tersebut diketahui dan disadari manusia, tapi kematian selamanya meninggalkan rasa sedih bagi yang ditinggalkan.

Dalam Islam, kematian merupakan sebuah takdir mutlak. Takdir mutlak ialah yang berlangsung di luar campur tangan manusia mirip sekali, sesuai dengan firman Allah pada surat Luqman ayat 34 “Dan tak ada seorangpun yang mampu paham dengan tentu apa yang dapat diusahakannya besok, dan tak ada seorangpun yang paham di bumi mana dia dapat mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui ulang Maha Teliti.”(QS Luqman: 34)

Semua hal menyangkut kehidupan dalam Islam punya tata cara dan adab tersendiri, layaknya tata cara sholat wajib, adab makan, adab bertamu dan lain-lain. Begitu pula dengan kematian, dalam agama Islam hal kematian terhitung punya tata cara, layaknya tata cara sholat jenazah, tata cara memandikan jenazah, begitupula dengan tata cara menguburkan jenazah menurut Islam.

Jika kamu tengah mencari tata cara menguburkan jenazah menurut Islam, kamu mesti membaca ulasan ini sampai tuntas.

Tata cara menguburkan jenazah menurut Islam.
1. Memperdalam galian lobang kubur supaya tidak tercium bau jenazah dan tidak mampu dimakan oleh burung atau binatang pemahan bangkai.

2. Cara menyimpan jenazah di kubur ada yang di letakkan di tepi lubang sebelah kiblat lantas di atasnya di letakkan papan kayu atau yang semacamnya dengan posisi agak cenderung supaya tidak langsung tertimpa tanah. Namun mampu terhitung dengan cara lain dengan prinsip yang nyaris sama, apabila dengan menggali di tengah-tengah basic lobang kubur, lantas jenazah di letakkan di dalam lobang.

Lalu di atasnya di letakkan semacam bata atau papan dari semen dalam posisi mendatar untuk penahan tanah timbunan. Cara ini ditunaikan apabila tanahnya gembur. Cara lain adalah dengan menyimpan jenazah dalam peti dan menanam peti itu dalam kubur.

3. Cara memasukkan jenazah ke kubur yang paling baik adalah dengan mendahulukan memasukkan kepala jenazah dari arah kaki kubur.

4. Jenazah di letakkan miring ke kanan menghadap ke arah kiblat dengan menyandarkan tubuh sebelah kiri ke dinding kubur supaya tidak terlentang kembali.

5. Para ulama menyarankan supaya di letakkan tanah di bawah pipi jenazah sebelah kanan sehabis dibukakan kain kafannya dari pipi itu dan ditempelkan langsung ke tanah. Simpul tali yang mengikat kain kafan supaya dilepas.

6. Waktu memasukkan jenazah ke liang kubur dan meletakkannya dianjurkan membaca doa seperti: Bismillahi Waala Millati Rosulillah Artinya: “Dengan nama Allah dan atas agama Rasulullah” (HR. at-Tirmidzi dan Abu Daud).

7. Untuk jenazah perempuan, dianjurkan membentangkan kain di atas kuburnya pada waktu dimasukkan ke liang kubur. Sedang untuk mayat laki-laki tidak dianjurkan.

8. Orang yang turun ke lobang kubur mayit perempuan untuk mengurusnya sebaiknya orang-orang yang semalamnya tidak mensetubuhi isteri mereka.

9. Setelah jenazah telah di letakkan di liang kubur, dianjurkan untuk mencurahinya dengan tanah tiga kali dengan tangannya dari arah kepala mayit lalu ditimbuni tanah.

10. Berdoa sehabis selesai menguburkan jenazah.

Doa Selesai Penguburan Jenazah
Selesai mengubur dan sebelum akan meninggalkan area penguburan pelayat mengambil alih tanah dan menaburkannya dari arah kepala tiga kali, lalu berdiri di sisinya, dan membaca do’a sebagai berikut:

“Allahummaghfir lahu warhamhu, wa’aafihi wa’fu ‘anhu, wa akrim nuzulahu, wa wassi’madkhalahu, waghsilhu bil-ma’i watstsalji wal-baradi, wanaqqohi minal khotoya kamaayunaqqottsaubu abyadhu minadanasi, waabdilhu daaron khoiron in daarihi, waahlankhoiron min ahlihi, wazaujan khoiron minzaujihi, waqihi fitnatal qobri wa’adaabinnar”

Larangan yang mesti diperhatikan

Beberapa larangan yang mesti diperhatikan berkaitan dengan mengubur jenazah di antaranya adalah:

1) Jangan menyebabkan bangunan di atas kubur

2) Jangan mengapuri dan menulisi di atas kubur

3) Jangan menjadikan area shalat di atas kubur

4) Jangan duduk di atas kubur dan jangan berlangsung di sela-sela kubur

dengan Mengenakan alas kaki

5) Jangan menyembelih binatang di segi kubur

6) Jangan laksanakan perbuatan-perbuatan di sekitar kubur yang didasari oleh sisa kepercayaan-kepercayaan lama yang tidak ada kebenarannya dalam Islam.

Nah di atas adalah tata cara menguburkan jenazah menurut islam. Semoga bermanfaat.

Artikel Terkait : Kain Keranda
Baca Juga : Keranda Mayat