Review Drama Korea Diary of a Prosecutor

Diary of a Prosecutor adalah drakor yang menceritakan kehidupan sehari-hari dari para jaksa di kantor cabang kejaksaan Jinyeong. Kantor kejaksaan tersebut jauh dari perkara kasus kriminalitas yang berat, namun itu berubah ketika Cha Myung Joo yang datang ke situ dari Seoul.

Sementara itu, ternyata Lee Sun-Woong jaksa asal Jinyeong ternyata sealumnus dengan jaksa baru tersebut. Kemudian mereka berdua sering bertikai saat terjadi perbedaan prinsip hidup. Hal ini kemudian mulai membuat kegaduhan dan kekacauan terjadi di kantor Jinyeong.

 

Kasus-Kasus yang Aneh

Drakor ini sangat bertolak belaka dengan drakor bertemakan serupa yang lebih condong mengisahkan perseteruan antara jaksa yang sudah menjadi budak kekuasaan dengan jaksa yang menumpas kejahatan. Hal ini karena drakor ini menceritakan berbagai kasus yang terjadi di sekitarnya.

Contohnya adalah kasus penipuan yang melibatkan praktik paranormalisme. Jadi di episode pertama diceritakan para jaksa terkena tipu daya dukun yang pura-pura kesurupan, hal tersebut dikutip dari situs www.bursadrakor.com. Nah, berbagai kasus seru dan juga tak terduga yang serupa bisa membuat para penonton betah mengikut drakor ini.

 

Para Jaksa dengan Karakter Unik

Hal lain yang menonjol dalam drakor ini adalah keenam jaksa yang karakternya sangat beragam dan unik. Yang pertama adalah Lee Sun-Woong, dia merupakan jaksa yang tidak mempunyai hasrat kesuksesan dan ahli memohon.

Kedua adalah Ryeo-Won, dia merupakan jaksa elit yang terobsesi untuk kembali ke kantor pusat dengan melakukan berbagai cara. Ketiga Cho Min-Ho, Kepala Departemen Kriminal Dua yang berusaha supaya terlihat muda namun usaha tersebut sering berujung memalukannya.

Keempat, Hong Joong-Hak yaitu jaksa yang tergila-gila dengan undian loterai. Kelima adalah Oh Yoo-Jin, jaksa Unit Kejahatan Kekerasan yang sekarang harus bertarung dengan bayi-bayinya. Terakhir adalah Kim Jung-Woo, seorang jaksa muda yang tidak tahu apa-apa.

Namun meskipun mereka semua memiliki perbedaan namun mereka sama-sama mempunyai satu visi, yaitu menjunjung tinggi keadilan. Hubungan dan interaksi keenam jaksa inilah yang menjadi komedi dalam drakor ini.

 

Cerita Singkat

Jangan mengharapkan untuk melihat adegan yang menegangkan dalam drakor ini pada saat mereka menangani kasus-kasus kriminal yang ada. Malahan drakor ini lebih condong ke komedi dan ingin menyatakan bahwa “jaksa juga manusia”.

Para jaksa harus membagi waktu mereka antara kerja dan menemukan cinta. Jaksa seringkali harus jauh dari keluarga mereka demi pekerjaan. Jaksa juga sering tergoda dengan ketamakan yang menyesatkan.