6 Cara Eco Driving Yang Baik dan Benar

Langkah mengemudi untuk mengirit Bahan Bakar Minyak (BBM) atau Eco Driving dapat diterapkan saat bawa mobil setiap hari. Karena, tidak hanya untuk mengirit BBM, juga bisa kurangi efek berlangsungnya kecelakaan jalan raya.

Pada praktiknya mengemudi dengan atau cara ECO itu tidak kencang, atau optimal cuma seputar 50 km /jam saja. Karena, bila kecepatan tambah tinggi , automatis pengeluaran BBM juga jadi boros.

Berikut langkah eco driving tanpa ada mengorbankan kenyamanan berkendara serta tidak buat bete seperti diambil dari situs otoaja.com

1. Menyalakan mesin

Sekarang semua kendaraan telah memakai tehnologi injeksi, jadi untuk memanaskan mesin tak perlu lama, kira-kira 30 detik sampai 1 menit saja

2. Berakselerasi

Jika ingin meningkatkan pemercepatan, lebih baik injak pedal gas dengan berlahan-lahan

3. Mengalihkan gigi (transmisi)

Spesial untuk mesin bensin di antara 2.000 serta 3.000 RPM bisa geser transmisi, tetapi buat mesin diesel kira-kira 1.000 serta 2.000 bisa geser transmisi

4. Pengereman

Sebaiknya bila ingin mengerem dikerjakan secara lembut, jangan tiba-tiba mencapai pedal rem

5. Jaga kecepatan

Perhatian keadaan jalan raya seputar. Jadi contoh dalam keadaan jalan lancar, si pengemudi bisa meningkatkan kendaraan pada urutan gear di angka 5 dengan RPM rendah, tetapi jika dalam keadaan macet karena itu lebih baik memakai gear 1.

6. Tentukan Jarak Aman

Diperlukan pandangan yang prima waktu mengemudi, karena itu mata tetap harus siaga lihat objek di muka kendaraan. Jadi contoh jika mengemudi dalam keadaan kecepatan 100 km/jam, kendaraan akan bergerak dari titik A ke B kira-kira 27 mtr. dalam tempo 1 detik. Jarak aman kendaraan di muka minimum 3 detik.