Cara Kerja Termometer Digital

termometer digital

Saat ini hampir semua barang atau alat menjadi digital. Proses digitalisasi ini juga terjadi pada banyak alat – alat medis kesehatan. Mulai dari tensimeter, termometer, bed rumah sakit, hampir semuanya saat ini memiliki versi digital atau dipadukan dengan teknologi terbaru. Nah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai salah satu alat medis digital, yaitu termometer digital. Termometer merupakan alat medis yang digunakan untuk mengukur temperatur atau suhu. Produk home care yang satu ini sering digunakan untuk situasi – situasi darurat di rumah, contohnya ketika ada anggota keluarga yang suhu tubuhnya mendadak panas. Dengan adanya termometer kita dapat mengetahui suhu tubuh dengan cepat, sehingga dapat segera diatasi. Jadi, termometer merupakan salah satu alat yang wajib untuk anda sediakan di rumah. Nah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai cara kerja termometer digital. Jika anda penasaran, simaklah penjelasannya berikut ini !

Perubahan Dari Tradisional Ke Digital

Awalnya, termometer tradisional seperti termometer air raksa sering digunakan oleh orang – orang dari berbagai macam kalangan dengan kebutuhan yang berbeda – beda. Seiring dengan perkembangan waktu dan perkembangan teknologi, saat ini termometer telah dimodifikasi dengan menggunakan teknologi terbaru sehingga dan akhirnya terbentuklah termometer digital. Termometer digital sendiri sekarang ini banyak dipilih oleh masyarakat karena memiliki berbagai macam keunggulan dibandingkan termometer tradisional, keunggulan – keunggulan tersebut diantaranya :

  1. Hasil pengukuran dapat tampil lebih cepat dibandingkan ketika menggunakan termometer tradisional
  2. Hasil pengukuran lebih akurat
  3. Jauh lebih aman ketika digunakan

 

Cara Kerja Termometer Digital

Seperti penjelasan sebelumnya, termometer digital menggunakan teknologi terbaru dalam pembuatannya. Jika termometer air raksa menggunakan tempat yang bahan dasarnya terbuat dari gelas, termometer digital menggunakan komponen logam sehingga jauh lebih aman. Penggunaan gelas dapat sangat berbahaya, mengingat bahan kaca mudah pecah. Apabila hal ini sampai terjadi, air raksa yang ada pada termometer tersebut akan tumpah dan mencemari tubuh dan sekitarnya. Jadi, penggunaan termometer digital jauh lebih aman.

Lalu, bagaimana cara kerja termometer digital tanpa menggunakan air raksa ? Karena menggunakan komponen logam disertai dengan teknologi yang canggih, hasil pengukuran temperatur lewat termometer digital dapat keluar dengan cepat. Hal ini disebabkan oleh logam yang memiliki ketahanan alami terhadap panas. Saat logam semakin panas, ia mengembang pada laju yang diharapkan, yang kemudian digunakan untuk menentukan suhu. Beberapa termometer digital juga memiliki sirkuit elektrik kecil yang digunakan untuk membantu mengukur suhu. Berbagai suhu memungkinkan aliran energi yang berbeda. Saat suhu meningkat arus listrik akan menguat, dan kemudian sirkuit elektrik akan menghitung hasil pengukuran.

Sedangkan pada kasus termometer digital yang menggunakan probe termokopel, termokopel dibuat dengan memasang dua logam yang berlawanan, yang kemudian menghasilkan sedikit tegangan berdasarkan suhu. Tegangan yang aa pada berbagai macam logam ini telah diuji dan diatur untuk dapat memberikan akurasi hasil yang ekstrim.