reggaetom.com – Merawat kuku terdiri dari memotong kuku dan menjaga kebersihan kuku. Memotong kuku pada umumnya adalah kebiasaan yang pasti dilakukan setiap orang. Sebagian masyarakat lebih memilih memanjangkan kuku-nya, kondisi seperti ini yang belum disadari sekelompok masyarakat.

Menurut buku Higiene Personal, Keterampilan klinis Perawat Kuku harus bersih, pendek dan rapih. Kuku jari tangan yang penuh kotoran akan menyebarkan infeksi dan kuku jari tangan yang tidak rata dapat menyebabkan cedera dan infeksi. Perawatan kuku sebaiknya dilakukan saat individu duduk di kursi. Jika individu tidak dapat duduk di kursi, perawatan dapat dilakukan di tempat tidur.

Baca : tips merawat kuku tangan dan kaki

Manfaat Memotong Kuku Bagi Kesehatan.

Memotong kuku dengan rutin memiliki manfaat yang tidak kalah pentingnya bagi kesehatan, manfaat memotong kuku bagi kesehatan diantaranya:

1. Mencegah Pembengkakan di Jari Kaki.
Kuku kaki yang panjang dan jarang dipotong, bila dibiarkan pertumbuhannya maka pertumbuhan kuku akan masuk ke dalam. Ketika kuku sudah mulai panjang akan membuat ukuran kuku semakin besar dan bisa menembus kulit. Kondisi ini akan menimbulkan rasa sakit yang luar biasa, bahkan bisa terjadi pembengkakan dan juga infeksi.

Oleh sebab itu, memotong kuku kaki secara rutin sangat penting.

2. Mencegah Infeksi Bakteri
Memotong kuku secara teratur dapat mengurangi infeksi bakteri yang terdapat pada kuku. Pemakaian memakai kaos kaki dan juga sepatu yang menyebabkan kuku lembab dan tidak ada udara masuk sehingga memicu munculnya bakteri pada kuku, misalnya bakteri Tinea.

 

Bakteri ini dapat menyebabkan terjadinya kutu  air, ruam merah di kuku, dan menyebabkan kuku berwarna kuning. Maka dari itu,sangat dianjurkan untuk memotomg kuku secara teratur.

3. Meminimalisir Cedera

Memiliki kuku panjang memperbesar resiko terjadinya cedera, seperti tercakar ataupun mengalami cedera ketika kuku membentur benda keras. Akibat benturan tersebut dapat menimbulkan rasa sakit serta menimbulkan warna hitam di dalam kuku.

Maka penting memotong kuku secara teratur, karena bermanfaat dapat meminimalisir cedera dan meminimalisir kuku yang dapat melukai orang lain.

 

Fungsi dan manfaat kuku

Kuku sangat penting dan memiliki manfaat yang sangat besar di setiap aktivitas tangan manusia. Berikut kegiatan atau aktivitas manusia yang memerlukan kuku :

Menggaruk
Jika bagian tubuh terasa gatal cara yang paling cepat adalah menggaruknya, meskipun kegiatan menggaruk dengan tangan terbatas hanya pada bagian tubuh yang terlampaui saja. Kegiatan ini memberi solusi walaupun beresiko jika terlalu lama menggaruk dengan kuku, apalagi dengan kuku yang panjang.

 

Menggaruk menggunakan kuku tangan terjadi secara ilmiah dan terjadi begitu saja, tangan akan refleks menggaruk bagian yang gatal menggunakan kuku.

Mencongkel atau Membuka sesuatu
Tuhan memberikan akal pada setiap manusia. Kadang akal tersebut dipakai manusia saat melalui keterbatasan. Manusia selalu memiliki akal dalam melakukan kegiatan. Salah satunya menggunakan kuku untuk membuka sesuatu , contohnya :

membuka casing batterai Handphone, bungkus makanan dan berbagai bungkusan yang memerlukan sesuatu untuk mencongkel dan merobek.

Kegiatan  atau aktivitas tersebut tidak baik jika dilakukan terlalu lama atau berlebihan
karena dapat merusak kulit jika terus menerus di garuk karena dapat merusak kuku dan kuku dapat patah atau robek dan melukai kutikula saat dipakai mencongkel atau membuka sesuatu.

 

Pemotongan Kuku Jari Tangan dan Kaki
Merawat kuku terdiri dari memotong kuku dan menjaga kebersihan kuku. Memotong kuku pada umumnya adalah kebiasaan yang pasti dilakukan setiap orang. Sebagian masyarakat lebih memilih memanjangkan kuku-nya, kondisi
seperti ini yang belum disadari sekelompok masyarakat.

 

Menurut buku Higiene Personal, Keterampilan klinis Perawat Kuku harus bersih, pendek dan rapih. Kuku jari tangan yang penuh kotoran akan menyebarkan infeksi dan kuku jari tangan yang tidak rata dapat menyebabkan cedera dan infeksi. Perawatan kuku sebaiknya dilakukan saat individu duduk di kursi. Jika individu tidak dapat duduk di kursi, perawatan dapat dilakukan di tempat tidur.