Macam Macam Jenis Film Anime

Mendengar anime sub indo, mungkin pikiran kita langsung tertuju pada Jepang, karena memang negara ini merupakan salah satu pioner animasi (pioner lainnya: Amerika Serikat dengan Walt Disney, Marvel atau DC). Di Jepang sendiri, industri ini dimulai dari akarnya, yakni seni gambar bercerita atau istilahnya manga. Seorang artis manga bisa dari setiap kalangan, asalkan sanggup menggambar karakter dan membuat cerita. Misalnya seperti pengarang Bleach, Tite Kubo, aslinya ia adalah seorang insinyur teknik sipil, karena passion-nya di manga, maka ia pun terjun ke dunia ini.

Dari tahun ke tahun, selalu ada saja pengarang manga berbakat, membuat manga dengan desain karakter unik dan cerita menarik. Apabila banyak pembacanya, tidak terutup kemungkinan diangkat ke layar kaca menjadi sebuah anime. Anime sendiri bermacam-macam, ada yang sengaja di buat serial atau series (TV), ada sekali shoot atau cuma satu cerita lengkap berdurasi seperti film box ofice, ada juga yang hanya beberapa menit. Supaya lebih jelas, berikut tipe anime jepang. Anime series atau TV, merupakan anime yang tayang pada season tertentu di saluran tv Jepang sana (inget, ada 4 season: winter, summer, spring, dan fall). Biasanya jumlahnya tidak lebih dari 13 episode, dengan durasi kurang lebih 24 menitan.

Movies, merupakan anime yang terpisah dari cerita utama (anime series), dengan durasi lebih dari satu jam. Namun, tidak semua movie harus ada dulu anime series-nya. OVA, singkatan dari Original Video Animation, yaitu episode tambahan dari suatu anime yang dipublikasikan kepada publik dalam bentuk format video, tanpa disiarkan di TV. ONA, singkatan dari Original Net Animation, ialah anime yang dipublikasikan dengan menampilkannya di Internet, dengan cara menampilkannya secara streaming di website resmi. OAD, singkatan dari Original Animation DVD, adalah anime yang publikasikan melalui kepingan DVD. Sehingga nantinya dikenal anime versi BD, yang artinya anime blueray disc. Special, yakni sebuah episode suatu anime yang durasinya hanya beberapa menit saja, dan tidak ada sangkut pautnya sama cerita utamanya. Nah, dari sekian banyak anime batch yang telah beredar di pasaran, ternyata beberapa diantaranya banyak digemari hingga keluar Jepang, termasuk Indonesia. Bahkan ada juga yang diangkat menjadi film Box Ofice (misalnya Ghost in the Shell yang rilis pada bulan Maret 2017).