5 Startup Indonesia Yang Bergelar Unicorn

Indonesia sudah memiliki 5 perusahaan rintisan (Startup) yang berhasil menyandang gelar “Unicorn”. Gelar Unicorn ini diberikan kepada startup yang sudah memiliki nilai valuasi diatas 1 miliar dollar AS atau setara dengan Rp. 14,1 triliun. Sebelumnya Rudiantara selaku Menteri Komunika dan Informatika mentargetkan jika ada 5 startup di Indonesia yang sudah berhasil mendapatkan gelar unicorn sebelum berakhirnya tahun 2019. Dan target tersebut memang sudah tercapai menjelang akhir tahun 2019 lalu berkat OVO yang sudah berhasil juga meraih gelar Unicorn tersebut.

Startup Indonesia dengan Gelar Unicorn

Lalu startup apa saja di Indonesia yang sudah berhasil mendapatkan gelar Unicorn? Berikut dibawah ini 5 startup Indonesia yang bergelar Unicorn diantaranya yaitu :

  1. Gojek

Gojek merupakan sebuah perusahaan yang dirintis oleh Nadiem Makariem pada tahun 2010 lalu. Startup asal Indonesia inilah yang pertama menyabet gelar Unicorn. Perusahaan yang berada dibawah naungan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa ini berhasil mendapatkan gelar Unicorn setelah menerima kucuran dana sebesar Rp. 550 juta dollar AS atau sekitar Rp. 7,2 triliun dari sejumlah investor pada Agustus 2016 lalu seperti ada Formation Group, Sequoia Capital India, hingga Warburg Pincus.

Saat ini Gojek bukan hanya bergelar Unicorn, namun sudah menjadi Decacorn Indonesia yang bisa dibilang decacorn pertama di Indonesia sejak 2019 tahun lalu. Awalnya perusahaan ini bergerak dibidang transportasi (GoRide dan GoCar) tetapi sekarang mereka memiliki berbagai layanan yang bertujuan untuk mempermudah aktivitas masyarakat. Dimana aneka layanan yang disediakannya seperti GoFood, GoSend, GoMassage, dan yang lainnya.

  1. Tokopedia

Tokopedia yang merupakan perusahaan rintisan yang fokus pada bidang e-commerce online-to-offline (O2O) ini menjadi startup kedua dari Indonesia yang berhasil meraih gelar unicorn setelah Gojek. Perusahaan yang didirikan oleh William Tanuwijaya dan Leontinus Aplha Edison ini bisa meraih gelar Unicorn setelah mendapatkan kucuran dana dari Alibaba Group sebesar 1,1 miliar AS pada tahun 2017 lalu. Tokopedia memiliki misi “Pemerataan Ekonomi Secara Digital” dan sekarang diklaim sudah memiliki pengguna aktif lebih dari 90 juta perbulan dan 6,4 juta penjual.

  1. Traveloka

Traveloka merupakan perusahaan rintisan yang fokus pada bidang travel dan pemesanan tiket yang diklaim menjadi startup travel Asia Tenggara yang pertama berhasil menyandang gelar unicorn. Perusahaan yang didirikan oleh Ferry Unardi, Derianto Kusuma, dan Albert Zhang pada tahun 2012 ini meraih gelar Unicorn tersebut setelah mendapatkan kucuran dana sebesar 350 juta dollar AS dari Expedia sebuah perusahaan dibidang yang sama pada Juli 2017 lalu. Traveloka menyediakan layanan yang bisa dinikmati di Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, dan juga Filipina.

  1. Bukalapak

Bukalapak merupakan sebuah perusahaan rintisan dibidang e-commerce yang didirikan oleh Achmad Zaky, Nugroho Herucahyono, dan Fajrin Rasyid yang berhasil mendapatkan gelar unicorn yang keempat di Indonesia. Perusahaan yang didirikan pada tahun 2010 silam ini berhasil mendapatkan gelar Unicorn setelah mendapatkan kucuran dana dari beberapa grup investor besar seperti Emtek Grup dan 500 Startups. Dalam sebuah video, Bukalapak mengklaim jika dirinya sudah berhasil memproses ratusan juta transaksi dengan dari jutaan lapak yang berada di platformnya.

  1. OVO

Dan pada ajang Siberkreasi 2019 lalu, Menkominfo Rudiantara mengatakan jika OVO sudah berhasil menjadi unicorn Indonesia yang kelima. OVO merupakan sebuah perusahaan penyedia layanan pembayaran elektronik besutan Grup Lippo yang memiliki nilai valuasi sebesar 2,9 miliar dollar AS atau sekitar Rp. 41 triliun oleh firma analis perusahaan CB Insight. OVO menawarkan layanan dompet digital yang mudah dalam bertransaksi di sejumlah mitra OVO.