Pandemi Covid-19 REi Meminta Stimulus Kepada Pemerintah

REi menginginkan kebijakan yang lebih luas lagi supaya dunia usaha ini mampu bertahan pada saat pandemic covid 19 ini harus bisa tetap memutar usaha kemudian meminimalkan akibat PHK di industri properti.

itulah kata dari ketua umum DPP estanto Indonesia RI kemudian Paulus Totok lusida selaku ketua umum DPP Real Estate Indonesia ini mengajukan beberapa usulan untuk bisa menyelamatkan industri properti.

baca ; prefab container

Dan juga perekonomian dan hal yang pertama yang harus dilakukan yaitu perlu adanya restrukturisasi kredit yang tanpa mengurangi peringatan di elektabilitas .

Dan tidak itu saja RI juga telah meminta akan penghapusan bunga kredit selama 6 bulan kedepan atau juga tangguhan pembayaran bunga ataupun angsuran pokok Selama  12 bulan .

Kemudian hal yang kedua yaitu pencadangan siking room atau dana bisa dibuka blokir juga tidak harus memenuhi setiap bulannya selama pandemic office 19 ini .

kemudian membekukan rekening deposito agar bisa dipakai untuk usaha tetap kebijakan harus dengan intruksi dari Otoritas Jasa Keuangan supaya perbankan mematuhi dan kemudian mengikuti hal tersebut .

 

kemudian yang ketiga yaitu dalam mula si pajak RI mengajukan akan dihapuskan PPH 21 kemudian dipercepat pengurangan PPH bantah misalnya PPH final 2,5% kemudian menjadi 1% saja dan juga dapat menerapkan PPH final seperti nilai aktual Transaksi dan bukan seperti NJOP .

kemudian yang keempat mengharapkan tarif beban kemudian penghapusan beban biaya minimalnya bulanan PLN dan juga PDAM.

 

kemudian hal yang dilakukan adalah meminta pertimbangan untuk beberapa hal yaitu dengan adanya penundaan kenaikan nilai jual objek pajak pembayaran pajak bumi kemudian cicilan dan tanpa adanya denda .

dan adanya yang terkait hal itu pemerintah pun mulai melaksanakan namun subsidi untuk masyarakat bagi yang berpenghasilan rendah mbr DPP.

 

dan juga program sejuta Uta rumah subsidi akan dijadikan program padat karya pemerintah dengan itu dapat memutar roda ekonomi.